Friday, November 11, 2016

Khutbah Jumat: "Urgensi Do'a"

Khutbah Jumat Pentingya Doa Bagi Seorang Muslim


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. QS: Ali Imran:102

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. QS: Al Baqarah:186

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". QS: Ghafir:60

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. QS: Ali Imran:102

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. QS: Al Baqarah:186

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". QS: Ghafir:60

Keutamaan Berdoa

Berdoa kepada allah merupakan salah satu inti ibadah dan senjata bagi orang orang yang beriman. Menjadi 2 hal yang berbeda ketika dua orang yang seorang beriman dan satunya atheis yang sama-sama menaiki sebuah perahu untuk dapat menyebrang atau sampai ke sebuah tempat lain di bumi, ketika mereka sudah berada di tengah-tengah lautan kemudian terjadi hujan badai yang menggulung sehingga sampai sampai perahu mereka sebentar lagi ditelan lautan karena ombak yang begitu besar.

Tentu seorang yang beriman yang percaya dengan kekuatan yang lebih tinggi dari apa yang ada pada dirinya sendiri akan langsung berdoa dan mengingat Allah dzat yang maha perkasa yang memiliki kekuatan yang tiada bandingnya sehingga sangat mudah bagi Allah untuk menyelamatkannya dari situasi yang sangat genting tadi, dengan kekuatan keimanan seorang muslim akan lebih tenang dalam kondisi yang sangat buruk sekalipun, karena secara psikologis hatinya telah memiliki pegangan untuk menggantungkan posisi ia berada sekarang, berbeda dengan kondisi orang atheis yang hanya menyandarkan pada kekuatan dirinya semata dan menyandarkan pada hal hal yang sifatnya zahir saja.

Adab Dalam Berdoa Dan Sebab Terkabulnya Doa

Agar doa dan keinginan cepat terkabul  ada tata cara berdoa dan adab berdoa dalam islam yang harus di penuhi, adab berdoa menurut islam diantaranya:
1.    Iklas semata-mata untuk Allah SWT.
2.    Memulai Doa dengan pujian dan sanjungan kepada Allah SWT, kemudian bershalawat kepada Nabi dan ditutup dengan shalawat itu pula.
3.    Berdoa dengan mantap dan yakin akan dikabulkan.
4.    Berdoa dalam keadaan lapang maupun sempit (sulit)
5.    Berdoa secara perlahan dan tidak tergesa-gesa.
6.    Berdoa sepenuh hati
7.    Berdoa hanya kepada Allah.
8.    Tidak berdoa untuk kebinasaan keluarga, harta, anak-anak dan diri.
9.    Merendahkan suara ketika berdoa antara tidak bersuara dan bersuara keras.
10.    Mengakui dosa-daosa (yang telah dilakukan) kemudian memohon ampun kepada Allah, mengakui nikmat yang telah diberikannya dan bersyukur kepadaNya.
11.    Tidak memaksakan diri menggunakan ungkapan-ungkapan sajak (puitis)
12.    Berdoa sungguh-sungguh (merendah), khusyu serta penuh harap dan khawatir tidak dikabulkan.
13.    Meninggalkan kezaliman disertai taubat.
14.    Mengulangi doa sebanyak 3 Kali
15.    Menghadap Kiblat
16.    Mengangkat kedua tangan
17.    Berwudhu sebelum berdoa jika memungkinkan.
18.    Tidak berlebih-lebihan ketika berdoa.
19.    Jika akan mendoakan orang lain, mulailah dengan mendoakan diri sendiri. Dalam hadits shohih disebutkan bahwa Rosullullah SAW berdoa untuk dirinya sendiri sebelumberdoa untuk orang lain, akan tetapi dalam hadits lain disebutkan bahwa beliau tidak mendoakan dirinya terlebih dahulu ketika mendoakan Anas, Ibnu Abbas, Ummu Ismail dan yang lainnya.

Dengan sifat-Nya yang agung, Allah Senantiasa mengabulkan doa setiap hamba yang mau berdoa kepada-Nya. Setiap kiat manusia dalam meraih apa yang hendak diinginkan, tentu tidak hanya dibarengi dengan usaha semata. Namun usaha tersebut haruslah diimbangi dengan doa yang menjadi penyempurna dari usaha yang kita lakukan. Selain itu, doa juga menjadi simbol permintaan restu dan perlindungan dari Allah, agar bisa diberi kemudahan dalam menjalani setiap langkah dalam menggapai sesuatu yang kita inginkan. Semisal berdoa agar selalu diberi kesehatan, sukses dalam menjalani karir, atau berdoa agar selalu mendapat perlindungan, dan lain sebagainya.

Lantas, bagaimana cara Allah SWT untuk mengabulkan setiap doa bagi hamba-Nya tersebut?. Amat mudah bagi Allah yang maha kuasa untuk merestui serta mengabulkan doa bagi setiap umat yang meminta kepada-Nya. Namun apakah setiap doa tersebut ketika dipanjatkan langsung saja Allah mengabulkannya. Jika kita pernah mendengar pepatah bilang banyak cara menuju Roma . Maka dari itu, Allah Memiliki beragam cara yang tidak bisa dibayangkan oleh akal sehat manusia. Karena Allah Maha mengetahui segalanya, sedangkan kita hanyalah makhluk yang fana dan penuh dengan keterbatasan.

Akan tetapi, Dalam sebuah hadits Nabi telah dijelaskan bahwa Allah memiliki 3 cara dalam mengabulkan doa bagi setiap hamba yang meminta kepada-Nya. Sehingga hal demikian memang patut kita simak agar bisa menjadi renungan akan setiap doa yang kita panjatkan kepada Sang Ilahi.

Abu Said RadhiallahuAnhu berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, Tidak ada seorang pun yang berdoa dengan sebuah doa yang tidak ada dosa di dalamnya dan memutuskan silaturrahim, melainkan Allah akan mengabulkan salah satu dari tiga perkara, [1] Baik dengan disegerakan baginya (pengabulan doanya) di dunia atau, [2] Dengan disimpan baginya (pengabulan doanya) di akhirat, atau [3] Dengan dijauhkan dari keburukan semisalnya, (HR. Ahmad dengan sanad Jayyid)

Dari hadits di atas, maka bisa dipetik 3 cara Allah mengabulkan doa seorang hamba, dan bisa disimpulkan dalam penjelasan berikut ini :

Allah Mengabulkan Secara Langsung Setiap Doa yang Dipanjatkan

Ketika kita berdoa kepada Allah, maka Allah SWT bisa saja mengabulkan doa kita secara langsung. Semisal kita meminta doa agar apa yang menjadi impian karir bisa segera tercapai, maka bisa saja melalui usaha yang kita lakukan, maka dalam waktu singkat Allah memudahkan jalan untuk mencapainya. Sehingga inilah cara Allah ketika mengabulkan doa itu secara langsung.

Allah Menunda Untuk Mengabulkan Doa Tersebut

Ini artinya Allah memang menunda doa yang kita panjatkan sampai batas waktu yang dikehendaki-Nya. Dimana doa kita ini akan dikabulkan asalkan kita mau bersabar. Semisal jika di tahun ini kita berdoa agar dimudahkan jalan untuk mencari rizki, namun secara tak terduga Allah memberikan rizki tersebut di tahun yang akan datang. Sehingga kita bisa terus bersabar dan berusaha serta berdoa. Maka Allah pun memilihkan waktu terbaik ketika rizki tersebut diberikan kepada kita semua. Namun bisa saja Allah menunda doa yang kita minta, sampai di akhirat kelak baru dikabulkan. Oleh karena itu, janganlah putus untuk selalu memanjatkan doa kepada Sang ilahi.

Allah Menggantikan Doa Tersebut Dengan Suatu Hal Yang Lebih Baik

Allah bisa saja menyempurnakan doa yang kita panjatkan, atau menggantikannya dengan suatu hal yang lebih baik. Karena bisa saja doa yang kita panjatkan tidak dikehendaki Allah, dan bisa berdampak buruk bagi diri kita, maka Allah menggantikannya dengan suatu hal yang lebih baik. Semisal di kala kita berdoa agar bisa memiliki pekerjaan di perusahaan tertentu, namun Allah berkehendak lain, dan menggantikannya dengan sebuah pekerjaan yang lebih baik dari apa yang kita minta. Oleh karena itu, selalu berdoa kepada Sang Pencipta memang sebuah pelindung atau benteng bagi kita semua, agar selalu diberikan jalan terbaik dalam menjalani hidup

Khutbah Jumat: "Urgensi Do'a" Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Syuqi Hamada

0 comments:

Post a Comment